Kisah "ZAKIR NAIK" Dan Kado Terakhir Untuk Sang Guru - Inspirasi - Selamat datang di Inspirasi , Inspirasi kali ini akan berbagi cerita kisah Kisah "ZAKIR NAIK" Dan Kado Terakhir Untuk Sang Guru - Inspirasi, Dengan berbagai inspirasi bisa membuat hidup kita termotivasi, menjadi lebih baik dalam melakukan suatu hal dalam kehidupan kita
Inspirasi : Kisah "ZAKIR NAIK" Dan Kado Terakhir Untuk Sang Guru - Inspirasi
Dr. Zakir Naik menjenguk gurunya Syaikh Ahmed Deedat yang sedang sakit. Peristiwa itu terjadi di tahun 2005. Saat menjenguk Syaikh Ahmed Deedat, Dr. Zakir Naik membawa “oleh-oleh” berupa video rekaman Debat dirinya dengan Dr. William Campbell yang kristiani.
sumber : http://news.fimadani.com
Anda sedang membaca cerita Kisah "ZAKIR NAIK" Dan Kado Terakhir Untuk Sang Guru - Inspirasi dan cerita ini url permalinknya adalah https://fixinspirasi.blogspot.com/2016/05/kisah-naik-dan-kado-terakhir-untuk-sang.html Semoga cerita ini bisa bermanfaat untuk anda
Tag : inspiratif, Islam,
Inspirasi : Kisah "ZAKIR NAIK" Dan Kado Terakhir Untuk Sang Guru - Inspirasi
Kisah "ZAKIR NAIK" Dan Kado Terakhir Untuk Sang Guru - Inspirasi
Artikel inspiratif, Artikel Islam,Dr. Zakir Naik menjenguk gurunya Syaikh Ahmed Deedat yang sedang sakit. Peristiwa itu terjadi di tahun 2005. Saat menjenguk Syaikh Ahmed Deedat, Dr. Zakir Naik membawa “oleh-oleh” berupa video rekaman Debat dirinya dengan Dr. William Campbell yang kristiani.
Saat video tersebut ditunjukkan pada Syaikh Ahmeed Deedat, beliau kemudian menangis terharu dan bangga dengan apa yang dicapai muridnya Dr. Zakir Naik
Kemudian Syaikh Ahmad Deedat pun berkata pada Dr Zakir Naik. “Anakku, engkau berhasil meraih dalam waktu 4 tahun, apa-apa yang aku capai dalam 40 tahun,” ujar Syaikh Ahmad Deedat, seperti diceritakan ZOnaMuslim.
Penghargaan Untuk Dr. Zakir Naik
Kemudian Dr Zakir Naik pun menjawab,”Karena usaha kerasmu yang 40 tahunlah hal ini bisa terjadi, seseorang harus membuat pondasi dulu, dan itu butuh waktu, baru kemudian bangunannya bisa tegak, jika tidak maka mungkin aku akan butuh 44 tahun untuk meraihnya…”
Selang beberapa bulan kemudian, Syaikh Ahmed Deedat pun meninggal dunia, yaitu pada 8 Agustus 2005.
Syeikh Deedat, yang oleh beberapa sejawatnya dijuluki singa panggung itu, adalah seorang public speaker yang memiliki cara komunikasi berirama. Kadang ia bergolak-membara, kadang ia bertutur pelan-hening, dan sesekali secara spontan melemparkan humor yang menyegarkan. Tak jarang audience memberikan tepuk tangan yang gegap-gempita, dan kita bisa melihat di situ: Ahmed Deedat tetap tenang, ia akan menunggunya hingga reda, baru kemudian menyambung bicaranya.
Dari sisi dramaturgi, tak diragukan kemampuan Ahmed Deedat berpenampilan memang jauh di atas rata-rata. Ia mampu berdialog sekaligus mampu bermonolog dengan sangat baik. Ia bisa berbicara berjam-jam lamanya tanpa jeda dengan daya tarik yang tak memudar hingga usai. Bahasa tubuhnya demikian luwes memproyeksikan apa-apa yang disampaikannya. Cara berdiri, ekspresi wajah, gerakan tangan, cara dia menyimak dan kesigapannya memberi jawaban membuktikan ia memiliki kemampuan penguasaan panggung yang ulung.
Lihat : Biodata Lengkap Zakir Naik
Lihat : Biodata Lengkap Zakir Naik
Itulah kisah cerita inspirasi Kisah "ZAKIR NAIK" Dan Kado Terakhir Untuk Sang Guru - Inspirasi
cerita motivasi yang di ambil dari berbagai tokoh Kisah "ZAKIR NAIK" Dan Kado Terakhir Untuk Sang Guru - Inspirasi, Semoga cerita yang kami share dan kutip dari berbagai sumbe ini dapat menjadi inspirasi bagi kita semua
Anda sedang membaca cerita Kisah "ZAKIR NAIK" Dan Kado Terakhir Untuk Sang Guru - Inspirasi dan cerita ini url permalinknya adalah https://fixinspirasi.blogspot.com/2016/05/kisah-naik-dan-kado-terakhir-untuk-sang.html Semoga cerita ini bisa bermanfaat untuk anda
Tag : inspiratif, Islam,


1 Komentar untuk "Kisah "ZAKIR NAIK" Dan Kado Terakhir Untuk Sang Guru - Inspirasi"
I like Ahmed Deedat and Dr Zakir naik masyaallah by putra from indoneIndo